Jumat, 13 Februari 2015

Pemuda Thailand Disuruh Melupakan Seks Saat Velentin

VIVA.co.id - Pejabat kota Bangkok menyerukan orang muda di Thailand agar melupakan seks pada Hari Valentine akhir pekan ini, menganjurkan lebih baik berkunjung ke kuil-kuil sebagai cara lebih baik memperingati hari cinta kasih.

Dikutip dari Reuters, Rabu, 11 Februari 2015, Thailand merupakan negara dengan tingkat kehamilan usia muda tertinggi di Asia Tenggara, serta penyebaran HIV di kalangan sesama jenis yang sebanding dengan Afrika.

Peringatan Hari Valentine pada 14 Februari merupakan budaya Barat yang populer di Thailand, negara yang mengandalkan pariwisata sebagai salah satu sumber penghasilan negara.

Namun pemerintah kota Bangkok khawatir dengan meningkatnya kasus-kasus hubungan intim di usia remaja. Apalagi dengan hasil jajak pendapat terbaru yang dilakukan media.

Jajak pendapat memperlihatkan bahwa banyak remaja putri di Thailand, memilih Valentine sebagai hari yang tepat untuk kehilangan keperawanan.

"Jika anak-anak sungguh mencintai satu sama lain, lebih baik bagi mereka  melepaskan burung-burung dan ikan atau pergi ke kuil," kata Pirapong Saicheua, seorang pejabat kota Bangkok.

Membebaskan burung dari kandang merupakan ritual, yang diyakini umat Budha sebagai cara meningkatkan prestasi atau karma. "Jangan terobsesi untuk sesuatu yang tidak pantas dengan usia (muda)," ucap Saicheua.


Sebagian menilai bahwa panduan moral tidak dapat meyakinkan mereka, untuk menghindari aktivitas seksual. "Saya pikir seks tidak dapat dilarang," kata Khemaphat Santong, seorang pelajar Thailand.