Jumat, 18 September 2015

tanda dan gejala asma

asma memiliki tanda dan gejala mulai dari yang ringan hingga yang parah, dan bervariasi pada setiap orang. anda mungkin memiliki gejala asma mirip napas yang berat secara rutin, dengan terkadang mengalami agresi asma. di antara agresi asma tersebut anda mungkin akan merharapan adatl dan tidak memiliki problem pernapharapann. atau, anda mungkin memiliki tanda dan gejala mirip batuk dan napas berat sepanjang waktu atau memiliki gejala primer pada malam hari, atau hanya ketika berolahraga.

tanda dan gejala asma antara lain:
napas pendek
pengetatan pada otot dada atau rharapan sakit pada dada
sulit tidur alharapannnya adalah napas pendek, batuk atau napas sengau
suara sengau atau siulan ketika bernapas
batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapharapann, mirip pilek dan flu

tanda penyakit asma kronis antara lain:
bertambahnya tingkat keparahan dan frekudapan manisnsi dari tanda dan gejala asma
turunnya rata-rata maksimum sirkulasi napas yang diukur oleh peak flow meter, peralatan sederhana yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru anda bekerja
meningkatnya kebuilahi untuk menggunakan bronchodilator – pengobatan yang membuka jalan napas dengan mengistirahatkan otot-otot saluran pernapharapann

berkerja sama dengan dokter anda untuk menentukan kapan anda membutuhkan penambahan obat atau mengambil langkah lain untuk merawat gejala asma yang memburuk dan membuat asma anda untuk dapat dikontrol kembali. jika asma anda tetap memburuk, anda mungkin butuh perawatan unit gawat darurat. dokter anda dapat membantu mengajarkan anda untuk mengenali tanda-tanda dan gejala darurat jadi anda akan mengetahui kapan memerlukan bantuan.